Sabtu, 23 November 2013

Proses Pembuatan Enting-Enting Gepuk

Enting-Enting Gepuk

Proses Pembuatan

    Diawali dengan menggepuk-gepuk (memukul) kacang tanah yang telah dipanaskan dalam cairan gula kental digepuk di atas landasan batu berbentuk empat persegi panjang setebal 15 cm agar menjadi lemas atau hancur dengan menggunakan sebuah alat dan tangan. Alatnya itu berupan kayu sawo berbentuk silinder seberat 3-4 kilogram. Ini lah cara tradisional yang masih dipertahankan oleh sebagian rumah produksi. Sebagian lainnya telah menggunakan mesin penggilas makanan atau blender. Hal ini bertujuan untuk menghemat waktu dan tenaga. Meskipun harus diakui, cara tradisional membuat rasa Enting-enting Gepuk agak berbeda. Hal yang tidak diinginkan ketika menggunakan blender, kacang tanah memang hancur tapi mengeluarkan minyak.

    Dan kemudian setelah kacang tanah hancur. Maka proses lainnya adalah dilakukan proses pencetakan dengan cetakan yang berbentuk prisma segitiga sama sisi. Dan kemudian cetakan Enting-enting Gepuk yang sudah jadi itu dibungkus dengan kertas khusus lalu dikemas ke dalam plastik.

    Oh, ya. Menggepuk itu tidak bisa asal lho. Karena kalau asal, maka hasilnya pun akan tidak sesuai dengan harapan. Terlebih kacangnya tidak hancur, maka kacang tersebut akan mengeluarkan minyak dan tidak dapat bertahan lama. Jika pun bertahan lama. Maka dapat dipastikan Enting-enting Gepuk akan menimbulkan bau tengik. Enting-Enting Gepuk bisa tahan hingga 6 bulan dan dengan rasa yang masih enak. Tapi dengan syarat tidak terpapar sinar matahari secara langsung dan secara terus menerus karena akan rusak isinya (rasanya).

Enting2 Gepuk Ulasan Konsumen - B -

Enting-enting Gepuk Rasanya Manis Gurih dan Kaya Akan Gizi

 

 

 Dokumentasi :

 http://bowosoedadi.blogdetik.com/index.php/2012/10/enting-enting-gepuk-rasanya-manis-gurih-dan-kaya-akan-gizi/ 

 

Pohon Keluarga Khoe Poo Hauw - Salatiga (Generasi Kedua)

Pohon Keluarga Khoe Poo Soen - Salatiga (Generasi Kedua)

Pohon Keluarga Khoe Tang Nio - Salatiga (Generasi Kedua)

Pohon Keluarga Khoe Djioe Nio - Salatiga (Generasi Kedua)

Pohon Keluarga Khoe Poo Liong - Salatiga (Generasi Kedua)






Keluarga Khoe Djoen Nio - Semarang

Enting2 Gepuk Ulasan Konsumen - A -













http://sepakbola.lintas.me/article/masbowo.com/enting-enting-gepuk-jajanan-kuliner-khas-semarang?utm_source=LATEST&utm_medium=LATEST_3&utm_campaign=LATEST

Jumat, 22 November 2013

Produsen Generasi Ketiga , anak ketiga dari Alm.Khoe Tang Nio --- Tn . Hartono





Dokumentasi :


Toko KLENTENG & 2 HOOLO -- Jl.Jendral Sudirman no 216 Salatiga



Hartanto , Generasi Ketiga , Anak ke - 4 dari Alm.Khoe Tang Nio

Pemilik :
https://www.facebook.com/gen.doel.3 
Istri :
https://www.facebook.com/silvia.meirawati
Anak :


https://www.facebook.com/kkevindt.harviianditiya?hc_location=timeline

Toko SEDERHANA -- FOTO BARU -- Let.Jend.Sukowati no 2A / 4A - 4B Salatiga







http://www.pesonanegeri.com/2013/02/09/pesona-kuliner-salatiga-oleh-oleh-khas-salatiga-ting-ting-gepuk-cap-kelenteng-2-hoolo-yang-legendaris/

Toko SEDERHANA -- FOTO LAMA -- Let.Jend.Sukowati no 2A / 4A - 4B Salatiga















“Sejarah Singkat tentang Enting2 Cap Klenteng & 2 Hoolo serta Toko Sederhana Salatiga”

Enting-enting gepuk seperti lekat dengan Kota Salatiga, Jawa Tengah Indonesia. Makanan yang terbuat dari bahan dasar gula dan kacang yang digepuk atau digebuk dengan kayu di atas landasan batu itu banyak diproduksi di kota yang terletak di kaki Gunung Merbabu itu.

Khoe Tjong Hok, imigran asal Fukkian, China, yang merintis usaha enting-enting di Salatiga sejak sekitar tahun 1920-an.Pembuatannya pertama kali di dalam Klenteng Hok Tek bio No 13 Salatiga. Kenapa bisa di dalam Klenteng? Karena, beliau ialah juru kunci Klenteng Hok Tek Bio.

Waktu itu penjualan masih dibungkus kelobot, kulit buah jagung yang di keringkan serta menjualnya dengan tampah serta kaleng krupuk (blek/kaleng) keliling kampung.

Karena dulu di produksi di dalam Klenteng makanya ber- merk KLENTENG & 2 HOOLO tulisan "khoe" pada hoolo kanan  , “tulisan xiong di jie mei“ pada hoolo kiri yang artinya satu saudara kakak dan adik , yang melambangkan nilai “produksi keluarga Khoe”

Empat dari enam anak Alm.Khoe Tjong Hok meneruskan produksi enting-enting hingga sekarang (2013) sedangkan yang salah satu diantaranya (Khoe Djioe Nio) memasarkan serta menjadi agen pusatnya Enting-Enting Gepuk di Toko Sederhana Jl.Let.Jend.Sukowati no 2A / 4A-4B Salatiga  sejak tahun 1971 dimana Khoe Tjong Hok wafat dan diharuskan berhenti produksi di dalam Klenteng lagi. 

Anak-anak dari Khoe Tjong Hok adalah : 

(Khoe Djoen Nio)

-(Khoe Poo Liong)

-(Khoe Djioe Nio)

-(Khoe Tang Nio)

-(Khoe Poo Soen)

-(Khoe Poo Hauw)

 

Enting-enting gepuk tetap bertahan di tengah industri makanan modern yang digerakkan modal raksasa dan teknologi era komputer. Penggepukan masih dilakukan dengan kayu sawo berbentuk silinder seberat 3-4 kilogram. Kacang yang telah dipanaskan dalam cairan gula kental digepuk di atas landasan batu berbentuk empat persegi panjang setebal 15 sentimeter. ”Pernah kami coba menggunakan blender, tapi kacangnya mengeluarkan minyak,”

Justru dengan cara gepuk itulah enting-enting mendapatkan daya hidup dan bertahan hingga lebih dari tujuh dekade. ”Kalau hanya modal, setiap orang juga bisa. Proses pembuatan, setiap orang juga bisa mempelajari.Makanan oleh-oleh tak hanya sekadar olahan adonan. Di dalamnya ada kisah heroik untuk bertahan dan tegak menghadapi tantangan jaman. Di dalam rasa yang diciptakan terkandung ketekunan, kesabaran, dan kecintaan para pembuatnya yang mampu menghadirkan masa lalu dalam kekinian.

Urusan gepuk-menggepuk memang menjadi unsur penting dalam proses pembuatan enting-enting gepuk. Ini bukan sembarang gepuk. Jika penggepukan kurang keras, kacang tidak hancur. Akan tetapi, jika terlalu keras, kacang akan mengeluarkan minyak. Kacang berminyak akan menimbulkan bau tengik,kacang harus halus tidak boleh mringkil (kasar-keras).

Sejak tahun 2005 Toko Sederhana di wariskan & di teruskan ke anak Khoe Djioe Nio yang bernama Lany Kurniawati (Lany Khoe) yang beralamatkan di Jl.Let.Jend.Sukowati No 2A/4A-4B  Kecamatan Sidomukti Kelurahan Kalicacing 50724 Kota Salatiga ,Jawa Tengah Indonesia

&

Pada tahun yang sama , yaitu 2005 anak ke-3 dari Khoe Tang Nio yang bernama Hartanto membuka Toko Klenteng & 2 Hoolo  yang beralamatkan di Jl.Jendral Sudirman  No 216  Kecamatan Sidomukti Kelurahan Kalicacing 50700 Kota Salatiga ,Jawa Tengah Indonesia

 

(Khoe Poo Hauw)

KHOE POO HAUW
ANAK KE -5
DARI ISTRI KEDUA

(Khoe Poo Soen)




KHOE POO SOEN
ANAK KE -4
DARI ISTRI KEDUA

(Khoe Tang Nio)

KHOE TANG NIO
ANAK KE -3
DARI ISTRI KEDUA

(Khoe Djioe Nio)





KHOE DJIOE NIO
ANAK KE - 2
DARI ISTRI KEDUA

(Khoe Poo Liong)

                                                                  Foto Masih Kosong

                                                              KHOE POO LIONG
                                                                    ANAK KE 1
                                                              DARI ISTRI KEDUA

(Khoe Djoen Nio)

                                                                 Foto Masih Kosong

                                                             KHOE DJOEN NIO
                                                              ANAK TUNGGAL
                                                           DARI ISTRI PERTAMA

Penerus Bisnis Keluarga dari Alm.Khoe Tjong Hok

Anak dan Cucu dari  Khoe Tjong Hok yang meneruskan usaha keluarga Enting2 Gepuk cap Klenteng & 2 Hoolo adalah :

-(Khoe Djoen Nio)
  Tidak melanjutkan bisnis keluarga.

-(Khoe Poo Liong)
  Sekarang dilanjutkan oleh cucu menantunya yang bernama Juwariah / Jujuk

-(Khoe Djioe Nio)
 Sekarang dilanjutkan oleh Lany Kurniawati (Lany Khoe)

-(Khoe Tang Nio)
 Sekarang dilanjutkan oleh Hartono & Dwi Agustina

-(Khoe Poo Soen)
Tidak melanjutkan bisnis keluarga.

-(Khoe Poo Hauw)
 Sekarang dilanjutkan oleh istri & anak-anak Alm. yaitu Fandayani,Winingsih,Winiarti.









terkadang konsumen bingung kenapa banyak beredar Enting2 dengan merk sama namun dengan nama serta

alamat yang berbeda-beda bahkan no telephone yang bisa di hubungi-pun juga beda.

Untuk menjelaskan hal tersebut , Itu adalah tanda pembeda produsen keluarga yang satu dengan produsen 

keluarga yang lain walaupun kita berpayung di merk dagang yang sama yaitu KLENTENG & 2 HOOLO



KHOE TJONG HOK Pencipta Enting-Enting Gepuk yang Pertama di Kota Salatiga






                                   KHOE TJONG HOK
                   Pencipta Enting-Enting Gepuk di Kota Salatiga


imigran asal Fukkian, China, yang merintis usaha enting-enting di Salatiga sejak sekitar tahun 1920-an.Pembuatannya pertama kali di dalam Klenteng Hok Tek bio No 13 Salatiga. Kenapa bisa di dalam Klenteng? Karena, beliau ialah juru kunci Klenteng Hok Tek Bio.